Tondi : Pancasila Harus Tetap Membumi di Pringsewu

WARTAPOST.CO.ID, Pringsewu — Penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Golkar, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Pekon Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Minggu (30/08/2026).

Dalam sambutannya, Tondi mengatakan Pancasila merupakan pondasi bangsa yang harus terus dijaga, dipahami, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila, menurutnya, harus tetap membumi tidak hanya di lingkungan pemerintahan, tetapi juga di tengah masyarakat.

“Pancasila merupakan pondasi bangsa yang harus tetap membumi di wilayah Kecamatan Banyumas, Pringsewu, dan Provinsi Lampung,” kata Tondi.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi Pancasila yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Lampung merupakan salah satu bentuk penguatan terhadap dasar negara Republik Indonesia. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosialisasi Pancasila yang dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung merupakan wujud penguatan dasar negara Republik Indonesia. Kita harus saling bahu-membahu membumikan Pancasila di Bumi Sai Ruwa Jurai, dengan mengimplementasikannya dalam keseharian,” ujarnya.

Tondi menambahkan, terdapat hal penting lainnya yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut, yakni membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat melalui tatap muka dan silaturahmi.

Baginya, pertemuan secara langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat tidak hanya menjadi sarana menyampaikan materi tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan, tetapi juga mempererat hubungan serta membangun kedekatan secara emosional.

“Yang tidak kalah penting dalam sosialisasi Pancasila pada hari ini adalah tatap muka dan silaturahmi dengan warga Sukamulya, Banyumas, Kabupaten Pringsewu,” katanya.

Ia menyebut, melalui silaturahmi, terdapat banyak manfaat yang dapat diperoleh, terutama dalam membangun hubungan yang lebih dekat antara masyarakat dengan wakil rakyat.

“Dengan tatap muka, silaturahmi, tentu banyak manfaat yang diperoleh. Yaitu nikmat kesehatan dan kesempatan. Sehingga, kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat dapat terjalin erat,” ujar Tondi.

Lebih lanjut, Tondi menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut masyarakat juga mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila dari narasumber yang berkompeten. Kehadiran dua narasumber diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai Pancasila sekaligus memberikan gambaran mengenai penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Untuk materi Pancasila, dalam forum resmi ini sudah hadir dua narasumber yang akan menjelaskan secara rinci soal Pancasila. Sehingga pemahaman masyarakat Sukamulya akan lebih kuat dan tidak salah dalam penerapannya di keseharian,” jelasnya.

Selanjutnya Tondi, Sosialisasi yang digelar mengingat kembali nilai-nilai Pancasila merupakan hal yang penting, terlebih di tengah perkembangan zaman yang dapat membawa berbagai pengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Menurut Tondi, salah satu bentuk sederhana dalam menumbuhkan kembali semangat kebangsaan adalah dengan mengingat simbol-simbol negara dan dasar negara. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan membaca teks Pancasila secara bersama-sama.

“Paling tidak, pada hari ini kita sama-sama mengingatkan, mengulang memori kita saat di bangku sekolah. Salah satunya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian membaca teks Pancasila secara bersama-sama. Ini sudah bagian kecil kita mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.

Tondi berharap, kegiatan sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman secara formal, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, Kabupaten Pringsewu merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat. Karena itu, semangat persatuan dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan daerah.

“Nilai gotong royong, persatuan, toleransi, kepedulian terhadap sesama, serta menghargai perbedaan menjadi bagian dari pengamalan Pancasila yang perlu terus dirawat di tengah masyarakat,” tegas Tondi.

Kegiatan sosialisasi, dihadiri Kepala Pekon Sukamulya, Kecamatan Banyumas, Sarjudi. Sementara narasumber dalam kegiatan yakni Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Suherman, serta Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Anton Subagyo.

Melalui kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, melainkan menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Penguatan wawasan kebangsaan juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta memperkokoh semangat gotong royong masyarakat di Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung.

Related posts